Tag Archives: dpc magetan

Soal Rekom PDI Perjuangan Jatuh ke Gus Amik, DPC Magetan Bilang . .

Kabar bahwa Miratul Mukminin (Gus Amik) bakal mendapat rekom dari PDI Perjuangan untuk maju sebagai calon Bupati Magetan periode 2018-2023, sudah terdengar di kalangan politisi di Magetan. Tak terkecuali, Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan, Joko Suyono. 

Namun secara tertulis, PDI Perjuangan Magetan belum menerima rekomendasi dari DPP, sehingga ia belum bisa memastikan kebenaran kabar tersebut.

Joko mengatakan, “Rekom dari PDI Perjuangan menjadi kewenangan DPP. Diperkirakan, bulan November ini rekom dari Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Sukarnoputri, sudah turun.”

Beberapa sumber menyebutkan, rekom PDI Perjuangan akan terjun ke Gus Amik. Saat ini PDI Perjuangan mempersiapkan calon wakil bupati dari kader internal PDI Perjuangan Magetan.

Kalau memang rekom ke Gus Amik, maka PDI Perjuangan dipastikan akan berkoalisi dengan Partai Golkar. Karena sebelumnya, Ketua DPP Partai Golkar, Setya Novanto, sudah merekom Gus Amik untuk menjadi calon bupati Magetan.(end)

Sumber: POJOKPITU.com

Pilkada Magetan Digelar Hari Ini

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Demokrat bersaing dalam Pemilihan Kepala dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Magetan yang digelar hari ini, Rabu, 24 April 2013. PDI Perjuangan yang berkoalisi dengan Partai Golkar mengusung pasangan nomor urut 1  inkumben Bupati dan Wakil Bupati Magetan, Sumantri-Samsi (SMS). Samsi adalah Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan.

Sedangkan Partai Demokrat yang berkoalisi dengan Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Patriot mengusung pasangan nomor urut 3 Djoko Prabowo-Hartoto (Djowo Toto). Djoko adalah pria kelahiran Magetan yang merupakan purnawirawan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dengan pangkat terakhir kolonel. Terakhir Djoko ditempatkan di Direktorat Fasilitas dan Jasa Direktorat Jendral Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan dan Keamanan. Sedangkan Hartoto adalah Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Magetan.

Sementara itu, pasangan calon yang juga bisa jadi “kuda hitam” adalah pasangan nomor urut 2 Nanik Karsini-Sugiho Pramono (NasPro) yang berangkat dari jalur perseorangan atau independen. Nanik adalah wanita kelahiran Magetan dan terakhir kali menjadi pegawai negeri sipi (PNS) di Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat. Sedangkan Sugiho adalah pria kelahiran Magetan yang juga purnawirawan TNI Angkatan Udara (AU) dan pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ngawi periode 1999-2004.

Hari ini sebanyak 553.724 warga Magetan yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Magetan memilih pemimpin Magetan untuk masa lima tahun mendatang. Para pemilih ini tersebar di 1.381 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di 19 kecamatan dan 208 desa serta 27 kelurahan.

Sumantri optimistis bakal memenangi kembali Pilkada Magetan dengan satu putaran. “Targetnya menang satu kali putaran,” ujar Sumantri. Optimisme yang sama dikatakan Nanik. “Kami yakin menang dengan perolehan suara hingga 60 persen,” katanya. Djoko juga optimistis akan memenangi Pilkada Magetan. “Kami siap segalanya. Konsolidasi sudah matang dan siap berlaga untuk memenangkan Pilkada Magetan,” ujar Djoko.

Berdasarkan survei yang dilakukan DPC PDIP Kabupaten Magetan dan Pusat Riset Rekode (PRR) Jakarta pada 1.500 responden, pasangan SMS unggul telak dengan perolehan suara 51,7 persen. Disusul pasangan NasPro 14,3 persen dan pasangan Djowo-Toto 5,8 persen. Sedangkan 28,2 persen memilih golput.

Sumber: TEMPO.CO