Tag Archives: pemilu

Hasto Minta Kader PDIP Ketuk Seluruh Pintu Rakyat Magetan

MESIN politik PDI Perjuangan terus dipanasi menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Propinsi Jawa Timur dan Kabupaten Magetan.

Bahkan, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, turun gunung langsung untuk memompa semangat kader militan PDI Perjuangan, agar mampu menumpuk suara pada 27 Juni mendatang.

” Kita harus samakan visi, berjuang untuk PDI Perjuangan untuk memenangkan Pilkada 27 Juni mendatang, mulai dari Pilgub Jawa Timur hingga Pilbup Magetan,” kata Hasto Kristiyanto, Jumat ( 27/4).

Hasto meminta, sebanyak 1.296 kader PDI Perjuangan yang telah terpilih sebagai saksi di Tempat Pemungutan Suara (TPS), dapat menjaga amanah dari DPP, DPD dan DPC PDI Perjuangan. ” Amanah DPP, DPD hingga DPC bertumpu dipundak semua saudaraku, kawal suara- suara saudara kita baik di Pilgub dan Pilbup,”  tegas Sekjen DPP PDI Perjuangan.

Hasto berharap, seluruh mesin politik PDI Perjuangan dapat bergerak ke seluruh pintu – pintu rakyat Kabupaten Magetan untuk meminta dukungan bagi Paslon yang diusung PDI Perjuangan baik Pilkada Propinsi Jawa Timur maupun Pilkada Magetan. ” Ketuk semua pintu saudara- saudara kita, ajak mereka bergabung, berikan pemahaman kepada rakyat Magetan siapa saudara kita yang saat ini berjuang bersama PDI Perjuangan,” pungkasnya.

Norik – Bagaskarafm Magetan

Pidato Pertama Jokowi-JK Presiden & Wapres Terpilih

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden terpilih Joko Widodo dan wakil presiden terpilih Jusuf Kalla menyampaikan pidato politik perdananya seusai ditetapkan oleh KPU.

Berikut isi pidato politik Jokowi di atas kapal pinisi bernama Hati Buana Setia pada Selasa malam ini, pukul 22.46:

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam Damai Sejahtera untuk kita semua,
Om Swastiastu,
Namo Buddhaya

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air,

Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia telah menetapkan kami berdua, Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia terpilih 2014 – 2019.

Pertama-tama, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan tinggi kepada bapak Prabowo Subianto dan bapak Hatta Rajasa yang telah menjadi sahabat dalam kompetisi politik untuk mendapatkan mandat rakyat untuk memimpin negeri ini lima tahun ke depan.

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air,

Kemenangan ini adalah kemenangan seluruh rakyat Indonesia. Saya berharap, kemenangan rakyat ini akan melapangkan jalan untuk mencapai dan mewujudkan Indonesia yang berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi dan berkepribadian secara kebudayaan.

Namun, dalam beberapa bulan terakhir, perbedaan pilihan politik seakan menjadi alasan untuk memisahkan kita. Padahal kita pahami bersama, bukan saja keragaman dan perbedaan adalah hal yang pasti ada dalam demokrasi, tapi juga bahwa hubungan-hubungan pada level masyarakat adalah tetap menjadi fondasi dari Indonesia yang satu. 

Dengan kerendahan hati kami, Joko Widodo dan Jusuf Kalla, menyerukan kepada saudara-saudara sebangsa dan setanah air untuk kembali ke takdir sejarahnya sebagai bangsa yang bersatu; bangsa yang satu, bangsa Indonesia. Pulihkan kembali hubungan keluarga dengan keluarga, tetangga dengan tetangga, serta teman dengan teman yang sempat renggang.

Kita bersama sama bertanggung-jawab untuk kembali membuktikan kepada diri kita, kepada bangsa-bangsa lain, dan terutama kepada anak-cucu kita, bahwa politik itu penuh keriangan; politik itu di dalamnya ada kegembiraan; politik itu ada kebajikan; politik itu adalah suatu pembebasan.

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air,

Pemilihan Umum Presiden kali ini memunculkan optimisme baru bagi kita, bagi bangsa ini. Jiwa merdeka dan tanggung jawab politik bermekaran dalam jiwa generasi baru. Kesukarelaan yang telah lama terasa mati suri kini hadir kembali dengan semangat baru. Pemilihan Umum Presiden telah membawa politik ke sebuah fase baru bukan lagi sebagai sebuah peristiwa politik semata-mata, tetapi peristiwa kebudayaan. Apa yang ditunjukkan para relawan, mulai dari pekerja budaya dan seniman, sampai pengayuh becak, memberikan harapan bahwa ada semangat kegotong-royongan, yang tak pernah mati.

Semangat gotong royong itulah yang akan membuat bangsa Indonesia bukan saja akan sanggup bertahan dalam menghadapi tantangan, tapi juga dapat berkembang menjadi poros maritim dunia, locus dari peradaban besar politik masa depan.

Saya hakkul yakin bahwa perjuangan mencapai Indonesia yang berdaulat, Indonesia yang berdikari dan Indonesia yang berkepribadian, hanya akan dapat tercapai dan terwujud apabila kita bergerak bersama.

Inilah saatnya bergerak bersama!

Mulai sekarang, petani kembali ke sawah.

Nelayan kembali melaut
Anak kembali ke sekolah.
Pedagang kembali ke pasar.
Buruh kembali ke pabrik.
Karyawan kembali bekerja di kantor.

Lupakanlah nomor 1 dan lupakanlah nomor 2, marilah kembali ke Indonesia Raya.

Kita kuat karena bersatu, kita bersatu karena kuat!

Salam 3 Jari, Persatuan Indonesia!

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Om Shanti Shanti Shanti Om,
Namo Buddhaya

Merdeka!!!  Merdeka!!!  Merdeka!!!  

Joko Widodo – Jusuf Kalla
22 Juli 2014

sumber : Kompas.com

Sumber Informasi dan Berita Pemilu 2014

Beberapa situs web yang dapat kita jadikan rujukan informasi terkait Pemilihan Umum 2014, sebagai berikut :

  1. Komisi Pemilihan Umum (KPU)
    http://kpu.go.id
    Untuk mengecek data pemilih
    http://data.kpu.go.id
  2. Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
    http://bawaslu.go.id
  3. Mahkamah Konstitusi (MK)
    http://mahkamahkonstitusi.go.id
  4. Google Election
    https://www.google.com/elections/ed/id?hl=id
  5. Kompas
    http://indonesiasatu.kompas.com/
  6. Portal Viva
    http://politik.news.viva.co.id/pemilu2014

Jangan lupa, salurkan hak pilih Anda, karena golput tidak menyelesaikan masalah. Semoga bermanfaat.